Tampilkan postingan dengan label Pemko Medan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemko Medan. Tampilkan semua postingan

PASAR MURAH MULAI RAMAI

Posted by Gema Bina Mandiri On Kamis, 26 Agustus 2010 0 komentar

Photo Pemko Medan
Setelah sepekan pasar murah yang diadakan Pemko Medan di 118 titik di 21 kecamatan se-Kota Medan, pengunjung mulai ramai pada Selasa (24/8).

Berdasarkan pantauan, satu pasar murah di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Jalan Rahmad Buddin, sudah mulai tampak ramai di kunjungi warga dan masyarakat sekitar cukup antusias untuk membeli kebutuhan pokok mereka yang perlukan. Mereka membeli kebutuhan sehari-hari seperti bula, minyak dan untuk kebutuhan lebaran seperti kacang, mentega, dan tepung terigu untuk membuat kue.

Tika (21), salah seorang panitia pelaksana pasar murah mengatakan, masyarakat tampak antusias masyarakat dan menyambut baik program pasar murah.

Lebih lanjut ia mengatakan, warga lebih banyak membeli gula dan minyak goreng. Pada awal dibukanya pasar murah, belum ada warga membeli tepung dan blue band, namun kemarin sudah banyak karena mendekati Lebaran.

Sumber: BERITA PEMKO MEDAN, Rabu, 2010-08-25 13:01:00 Wib


RAMADHAN FAIR, IKONNYA KOTA MEDAN

Posted by Gema Bina Mandiri On 0 komentar

Photo Pemko Medan
Ramadhan Fair merupakan ikonnya kota Medan. Kegiatan setahun sekali ini, merupakan salah satu tujuan wisata kuliner dan berbaukan Islami.

Karenanya, pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) harus mendukung dan menciptakan suasana yang benar-benar religis. Sebab, saat ini kondisi Ramadhan Fair sama seperti pasar.

\"Konsep even ini harus benar-benar tertata secara rapi,\" ujar anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan, dari fraksi Partai Keadilan Sejehatera (F-PKS), Salman Alfarisi, kepada wartawan, malam ini.

Menurutnya, terkait para pramusaji yang tidak menggambarkan nuansa Islami, maka wajib ditegur. Sebab mereka juga perlu mantaati peraturan nuansa religis. Sehingga keindahan Ramadhan Fair tetap terjaga. Tujuan diadakanya kegiatan tersebut, tidak lain adalah mengajak masyarakat Medan agar berbuat kearah yang lebih baik, karena Ramadhan Fair selain menonjolkan budaya Islam, juga diadakan tausiyah Ramadhan yang disampaikan para ulama, dan festival lainya,\" pungkas Salman.

Diharapkan, kepada pramusaji, khususnya yang perempuan, hendaknya berbusana muslimah. Untuk itu, ke depan dalam kepanitian Ramadhan Fair juga melibatkan para tokoh-agama, sehingga ada yang mengontrolnya.

Sumber: BERITA PEMKO MEDAN, Rabu, 2010-08-25 13:05:00 Wib


PRODUK KEDALUWARSA MASIH BANYAK

Posted by Gema Bina Mandiri On 0 komentar

Photo Pemko Medan
Produk makanan dan minuman (mamin) kedaluwarsa masih banyak diperdagangkan di Medan. Pelanggaran ini ditemukan di pusat perbelanjaan Medan ketika Disperindag Sumut melakukan inspeksi mendadak (sidak) kemarin.

Pada sidak pertama yang dila-kukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) di Carrefour Medan Fair Plaza ditemukan 11 produk mamin tidak layak konsumsi. Produk itu,yakni keju,susu, dan makanan kemasan. Makanan itu ditemukan telah melewati masa kedaluwarsa yang seharusnya pada Juli lalu tidak boleh lagi dijual ke pasar.

Ada juga yang seharusnya sudah ditarik dari pasar karena mendekati batas waktu, tetapi masih diperjualbelikan. Kemudian, ada produk makanan impor yang tidak memiliki label resmi dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) RI. Selain itu,ditemukan produk dengan label stiker dan kemasan rusak. Disperidang menyatakan hal itu melanggar ketentuan aturan Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Selain di Carrefour, temuan lebih lain di Brastagi Supermarket. Supermarket yang terletak di Jalan Gatot Subroto ini menjual mamin tanpa label kedaluwarsa. Selanjutnya tidak ada bahasa Indonesia pada produk impor dan kemasannya pun rusak. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut M Hasbi Nasution mengungkapkan, seharusnya produk mamin ditarik dari pasaran sebulan sebelum memasuki masa kedaluwarsa.

Namun, di pusat perbelanjaan ini banyak produk yang sudah mendekati masa kedaluwarsa masih dijual. “Itu melanggar aturan. Pusat perbelanjaan seharusnya melakukan pemantauan setiap hari,”ujarnya kepada wartawan didampingi Kepala Subdinas Disperindag Sumut Margaretha Elly Silalahi seusai sidak kemarin.

Mengenai makanan yang berlabel stiker, dia menuturkan, sudah pernah diperingatkan kepada pusat perbelanjaan,tetapi masih ada saja yang tetap mencantumkannya.Label stiker itu dilarang karena memudahkan pelaku bisnis untuk menukar tanggal kedaluwarsa produk. Perubahan tanggal itu ditempelkan pada tanggal kedaluwarsa yang telah ada pada produk.Tindakan seperti itu tentu saja melanggar aturan.

Pusat perbelanjaan ataupun pihak produsen tidak dibenarkan melakukan hal tersebut. “Kami sudah pernah mengingatkan, tetapi ternyata masih ada saja yang memakai stiker pada produknya,” ungkapnya. Terhadap berbagai pelanggaran itu,Disperindag Sumut meminta pengelola dan produsen untuk menarik dari peredaran seluruh produk yang tidak sesuai ketentuan itu.

Mengenai sanksi,mereka hanya memberikan teguran ringan melalui surat.Apabila tidak dilakukan penarikan,mereka akan memberikan tindakan tegas. Manager on Duty Carrefour Brian Hernanda mengakui kelalaian pihaknya sehingga banyak mamin tidak sesuai ketentuan yang diperjualbelikan.“Ya, kami akui ini kelalaian.

Meski ada sales promotion girl (SPG) masing-masing produk, tetapi seharusnya kami tetap melakukan pemantauan setiap hari,”ujarnya. Atas temuan ini, mereka akan menarik seluruh produk yang tidak sesuai ketentuan tersebut.Sementara itu, terhadap produsen belum bisa dipastikan sanksi yang akan diberikan karena kelalaian ini merupakan tanggung jawab mereka. “Akan kami lihat lagi bagaimana setelah sidak ini,”pungkasnya.

Sumber: BERITA PEMKO MEDAN, Kamis, 2010-08-26 07:43:00 Wib


21 KECAMATAN DI KOTA MEDAN MENYELENGGARAKAN PASAR MURAH RAMADHAN

Posted by Gema Bina Mandiri On Minggu, 22 Agustus 2010 0 komentar

Pemko  Medan akan menggelar Pasar Murah  di 118 titik di 21 kecamatan se kota Medan, pasar murah ini merupakan program Pemko Medan untuk membantu masyarakat didalam memenuhi kebutuhannya menjelang lebaran. 

Hal ini dikatakan oleh kepala dinas perindustrian dan perdagangan kota Medan, Basyrul Kamali  kepada Waspada Online pagi ini.


Gubenur Sumatera Utara, Resmikan Pembukaan Ramadhan Fair VII

Posted by Gema Bina Mandiri On Senin, 16 Agustus 2010 0 komentar

MEDAN (Berita) : Gubernur Sumatera Utara H Syamsul Arifin SE, memukul bedug tanda dibukanya secara resmi Ramadhan Fair VII, Sabtu (14/08) malam, di Taman Sri Deli Jalan Masjid Raya Medan.